BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Beberapa waktu lalu, Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria melaksanakan penutupan Program Rehabilitasi Sosial bagi Remaja Angkatan II Tahun 2022.
Kepala PPRSAR Mulia Satria, Ai Sumarni mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang diharapkan dapat membentuk remaja menjadi pribadi mandiri dan berdaya saing.
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Siapkan Masyarakat HST Lewat Pelatihan Kampung Siaga Bencana
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Siapkan 3 Rencana Aksi Utama untuk Perkuat Kehumasan di 2023
# Baca Juga :Pesona Geopark Meratus di Goa Liang Bangkai, Pemprov Kalsel Perjaungan ke Unesco
# Baca Juga :IPP Kalsel di Bawah Standar, Pemprov Dongkrak dengan Cegah Pernikahan Usia Dini
“Ada sosialisasi program, seleksi dan penerimaan, penempatan dalam program, bimbingan fisik, mental, sosial, keagamaan bimbingan keterampilan, magang (di 25 perusahaan/lembaga), pemberian bantuan stimulan sesuai jurusan, terminasi pelayanan, serta pembinaan lanjut,” kata Ai di Banjarbaru, Jumat (6/1/2023).
Disampaikan Ai, adapun hasil dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan untuk remaja pada Angkatan II Tahun 2022 sebanyak 97 orang yang tersebar dari berbagai kabupaten/kota di Kalsel.
“Dari Banjarbaru dua orang, Barito Kuala delapan orang, Banjar tujuh orang, Tapin sembilan orang, Hulu Sungai Selatan 14 orang, Hulu Sungai Tengah lima orang, Hulu Sungai Utara tujuh orang, Balangan 14 orang, Tabalong 11 orang, Tanah Laut lima orang, Tanah Bumbu delapan orang dan Kotabaru tujuh orang,” sebut Ai.
Adapun dari hasil evaluasi pelaksanaan program rehabilitasi sosial yang telah dilaksanakan, diakui Ai semuanya mendapatkan nilai yang memuaskan, bahkan ada beberapa orang yang mendapat nilai sangat baik.
“Untuk anak-anak yang saya sayangi, terima kasih sudah menjadi anak-anak yang baik selama di panti, maafkan kami belum mampu menjadi orang tua pengganti yang sempurna buat kalian,” ujar Ai.
Dengan berakhirnya rangkaian program rehabilitasi sosial, disampaikan Ai, bukan berarti akhir tetapi merupakan awal dari dimulainya perjuangan sesungguhnya untuk menjadi pribadi yang mandiri.
“Selamat berjuang, tantangan di depan kalian sudah menanti untuk ditaklukan,” ucap Ai.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id








