Sementara itu, Sekretaris Daerah Said Akhmad mengatakan sesuai visi misi Bupati selama 2 periode menjabat, ternyata program berkelanjutan ini luar biasa.
“Termasuk sektor pariwisata ini harus berkelanjutan karena yang bisa kita andalkan, khusunya di provinsi Kalimatan Selatan yang mempunyai daya tarik termasuk pantai yang panjang dan pulau yang banyak hanya ada di Kotabaru. Maka dari itu objek wisata yang ada di Kabupaten Kotabaru memang banyak belum disentuh,” jelasnya.
BACA JUGA:
Membanggakan, Awal Tahun 2023, Pemkab Kotabaru Mendapatkan Dua Penghargaan Sekaligus
Dia mengatakan, dengan adanya diskusi bersama Universitas DR Soetomo ini, bagaimana nantinya mempromosikan potensi wisata ini dengan mudah.
Kemudian, lanjut Sekda Said Akhmad, tim Universitas DR Soetomo Surabaya melakukan Monitoring dan Uji Kelayakan Pengembangan Pariwisata di Desa Rampa Berkah yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri.
Dalam kegiatan ini Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertanahan Kotabaru memaparkan tentang Desaku di Desa Rampa Berkah, dengan harapan menjadi desa mandir.
Rektor Universitas DR Soetomo menyampaikan Desa Rampa Berkah ini manarik untuk diteliti potensi dengan konsep masyarakatnya.
“Desa Rampa Berkah ini menarik untuk dijadikan bahan penelitian bagi para dosen DR Soetomo Surabaya. Dengan pengembangan wisatanya adalah konsep masyarakat yang memang asli masyarakat dengan dimodifikasi dengan adanya sisi yang berbeda dengan banyak melibatkan masyarakat.
Ketika ketika anak-anak di dunia luar cenderung bermain hp, tetapi di sini berbeda di mana kita lihat, mereka lebih bermain ke alam. Seperti yang kita harapkan anak-anak melek akan teknologi tetapi dengan kehidupan alam yang tetap harus jalan,” jelas Siti Marwiyah.







