Wacana Transportasi Kereta Api Mencuat Lagi di Kalsel, Kemenhub Bakal Fasilitasi

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelorakan kembali semangat mewujudkan realisasi transportasi kereta api di Kalsel yang merupakan bagian dari jalur kereta api Trans Kalimantan.

Meskipun tahapan untuk mewujudkan prasarana transportasi alternatif tersebut masih panjang, namun hal ini mencuat saat semua stakeholder perhubungan di Kalsel berkumpul dalam Kegiatan Koordinasi Perencanaan Strategis dan Pemetaan Isu atau Agenda Mapping 2024, di Banjarmasin, Kamis (12/1/2023).

# Baca Juga :Kalsel Berpotensi Hujan Kilat dan Angin, BMKG: Cuaca Ekstrem di 20 Wilayah Jumat 13 Januari 2023

# Baca Juga :Bahas Draf Penyelenggaraan Olahraga, Komisi IV DPRD Kalsel Minta Bonus Atlet Harus Proporsional

# Baca Juga :Apresiasi Perjanjian Kerjasama Satpol PP Kalsel–Kalteng, Komisi I DPRD Kalsel Siap Bantu Anggaran

# Baca Juga :BKOM Kalsel Periksa Kebugaran Jasmani PPRSAR Mulia Satria, Ternyata Begini Kodisinya

Dalam rangka menjaring informasi perkembangan transportasi pada wilayah Pulau Kalimantan, Badan Kebijakan Transportasi berupaya merumuskan rekomendasi kebijakan transportasi yang selaras antara kebutuhan daerah dengan pemerintah pusat serta mencermati peran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait konektivitas dan aksebilitas transportasi di Kalsel.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalsel, M Fitri Hernadi sebagai salah satu narasumber, mengelaborasi karakteristik transportasi dan rencana pengembangan jalur akses kereta api Trans Kalimantan pada wilayah Provinsi Kalsel.

“Untuk mendorong peralihan penggunaan transportasi pribadi ke angkutan umum diperlukan perubahan mindset semua komponen masyarakat, selama ini penggunaan moda transportasi masyarakat Kalsel cenderung lebih banyak menggunakan transportasi pribadi,” kata Fitri.

Fitri menyampaikan, menurut data, penggunaan sepeda motor sebesar 47 persen, mobil pribadi 39 persen, angkutan umum 12 persen dan kendaraan bermotor lainnya dua persen. Penggunaan angkutan umum perlu ditingkatkan sejalan dengan pembangunan infrastruktur.

“Pembangunan insfrastruktur yang berkualitas sangat berkaitan erat dengan visi misi Gubernur Kalsel, wacana transportasi kereta api di Kalsel sangat didukung penuh oleh Gubernur Kalsel bahkan sejak periode pertama beliau menjabat di 2016,” ujar Fitri.