Terungkap, Pria di Kotabaru Cekik Leher Pacar yang Hamil Lima Bulan hingga Tewas Karena tak Mau Bertanggung Jawab

Awalnya mereka mengira mayat perempuan yang ada di dalam gorong-gorong hanya orang tidur. Keesokan harinya, anak-anak itu kembali mencari ikan lagi, dan melihat kembali sosok mayat dan langsung berlarian melaporkan ke warga setempat.

Setelah menerima laporan, lanjut Kasat Reskrim, pihaknya dibantu BPBD Kotabaru melakukan evakuasi mayat tersebut dan langsung membawanya ke rumah sakit terdekat untuk dilalukan visum.\

BACA JUGA:
Geger Mayat Perempuan di Gorong-Gorong Dekat Stadion Bamega Kotabaru, Ternyata Korban Pembunuhan

“Dari hasil visum, mayat perempuan yang kami temukan dalam keadaan hamil 5 bulan, dan juga ditemukan luka di leher korban,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan jajaran Satreskrim Polres Kotabaru dan juga informasi dari keluarga korban, pihak kepolisian berhasil mengumpulkan bukti dan mengetahaui identitas pelaku.

“Hanya dalam waktu sebelas jam, kami berhasil mengamankan pelaku yang diduga pacar korban, dan dari hasil pemeriksaan tersangka berinisial H (32) warga Desa Bekambit tersebut mengakui perbuatannya,” ujar AKP Abdul Jalil.

Kepada penyidik, pelaku H mengaku menghabisi sang pacar usai terjadi cekcok mulut karena korban memintanya menikahinya dan bertanggung jawab terhadap kandungannya.

“Karena tak menemukan jalan keluar, korban dan pelaku saling pukul hingga keduanya terjatuh. Saat itulah pelaku mencekik leher korban hingga tewas tidak bernyawa,” ujarnya Kasatreskrim Polres Kotabaru.