“Nanti, lahan yang satu hektare untuk fasilitas olahraga seperti futsal, voli, basket dan lain-lain, sedangkan lahan satunya lagi untuk membangun lokasi sekolah, kelas, laboratorium, kantor dan lain-lain,” ujarnya.
Madun kemudian meminta agar pihak perwakilan warga Sungai Andai, secepatnya mengurus proposal dan surat hibah lahan untuk pembangunan SMK ke Pemko Banjarmasin agar bisa dimasukkan di Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2023.
“Mudah-mudahan bisa terkejar di ABT 2023 sudah masuk pada Konsultan Perencanaan dan Pengawasan dan di 2024 langsung realisasi pembangunan,” katanya.
Aspirasi warga Sungai Andai Banjarmasin Utara agar dibangun SMK di Sungai Andai disampaikan Lurah Sungai Andai Dedi Fernadi, Ketua Forum Kota Banjarmasin Nisfuadi dan Ketua BPD Sungai Andai.
Menurut Dedi, pihaknya mengusulkan pembangunan SMK dan SD di Sungai Andai, karena memang jumlah sekolah SMK dan SD tak sebanding dengan kepadatan penduduknya yang berjumlah 41 ribu jiwa.
“Saat jam turun sekolah pagi hari, terjadi kemacetan lalu lintas karena banyak anak-anak yang bersekolah di luar Sungai Andai. Oleh karena itu, kami menyampaikan aspirasi membangun SMK dan SD di Sungai Andai,” kata Dedi.







