Abidin Ceburkan Diri ke Sungai Martapura Banjarmasin, Diduga Berselisih Paham dengan Kakaknya

Surinsyah sendiri mengakui awalnya tak tau dengan kabar tenggelamnya Abidin ini. Saat itu ia diberitahu oleh Ketua RT.

“Kata RT sudah dicarilah, aku tak tahu apa maksudnya dicari. Sekalinya Abidin dikabarkan tenggelam,” jelasnya.

Kemudian ia pun menanyakan kepada warga di depan yang tak jauh dari titik nol korban diduga tenggelam. Pemilik warung itu menjawab ada dengar suara orang bercebur.

BACA JUGA: Tim Gabungan BPBD Tanah Bumbu Lakukan Pencarian Orang Tenggelam di Pantai Pagatan

“Dia bilang ada orang bercebur, dan dia sempat dengar tidak usah dicari lagi. Kita tidak tahu kronologi pastinya, mungkin ada salah paham sama kakaknya ini, dan kondisinya saat itu terpengaruh minuman keras,” ungkapnya.

Ia mengaku telah mehubungi seluruh keluarga guna memastikan keberadaan Abidin yang diduga tenggelam ini. Namun tak ada kabar apapun soal Abidin hingga saat ini.

“Sudah kita telepon semua yang di Sultan Adam, di Banjarmasin semua, bahkan sampai ke Rantau,” jelasnya.

Sementara itu, Kordinator Lapangan Basarnas Banjarmasin, Setiaji Panji Widodo mengaku pihaknya telah menerima laporan diduga orang tenggelam tersebut.

“Kami gunakan alat Aquaeye guna mengetahui kedalam air ini. Kedalaman bisa sampai 10 meter, mendeteksi suhu panas,” ucap kepada Kalimantanlive.com.

Sementara untuk radius Penyisiran menggunakan 1 nautical mile, yakni 1,8 kilomer dari titik 0 diduga korban tenggelam.

“Pencaharian kami lakukan hingga pukul 18.00 Wita, karena pencaharian tak efektif jika malam. Kendalanya air pasang dan air keruh. Namun kami tetap melakukan pemantauan dari Siring,” ujarnya.

Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : elpian