Haul Abah Guru Sekumpul, Polda Kalsel Rekayasa Lalu Lintas & Turunkan Ratusan Personel

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung pelaksanaan Haul ke-18 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul dengan menerjunkan ratusan personel dan melakukan rekayasa lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo menjelaskan, akan ada 198 personel untuk mengamankan lalu lintas saat haul.

# Baca Juga :Update Lokasi Haul ke-18 Guru Sekumpul, 26-31 Januari 2023, Kediaman Paman Birin hingga Ar-Raudah Martapura

# Baca Juga :Haul ke-18 Guru Sekumpul Kemungkinan Dihadiri Wapres  Ma’ruf Amin, Panitia Siapkan Rekayasa Lalu Lintas 

# Baca Juga :BPAM Banjarbakula Siapkan Tangki 5 Ribu Liter Hari “H” Haul ke-18 Guru Sekumpul

# Baca Juga :Bergerak Sukseskan Haul Guru Sekumpul, Diskominfo Pasang 10 Titik CCTV, Dispar Lakukan Promosi

“Kita menurunkan 198 personel yang terdiri dari 158 pasukan pengamanan jalur dan 40 tim patroli,” kata Kombes Pol. Maesa Soegriwo di gedung Idham Chalid, Jumat (20/1/2023) lalu.

Pihaknya juga menyampaikan, keterlibatan 239 personel pengamanan yang akan dilakukan di sepanjang jalan Ahmad Yani wilayah arah menuju Martapura, baik dari Banjarmasin dan Hulu Sungai, jalan Trikora serta jalan Martapura Lama.

“Untuk sarana prasarana lalu lintas, roda empat 20 buah, roda dua, 20 buah, traffic cone 100 buah dan water barrier 20 buah,” lanjutnya.

Kegiatan pengamanan akan dilaksanakan selama satu hari yakni pada puncak haul tanggal 26 Januari 2023.

Sedangkan untuk rekayasa lalu lintas, jalan Ahmad Yani dari bundaran Liang Anggang sebagai jalur utama dengan jalur alternatif jalan Trikora, jalan Karet menuju Jalan Sei Sipai dan Panglima Batur.

Jalur utama dari bundaran Liang Anggang hingga pertigaan Jalan A Yani keluar Kota Martapura kendaraan seperti truck dilarang untuk masuk.

Kemudian rekayasa lalu lintas kedatangan jemaah dari arah Banjarmasin dan Hulu Sungai disamakan dan akan bertemu di jalur utama, jalan Ahmad Yani dekat Ponpes Darussalam, sedangkan jalur alternatif melalui jalur sungai.

Kedatangan jemaah dari arah Banjarmasin, Barito Kuala dan Sungai Tabuk melalui jalur utama di jalan Gubernur Syarkawi menuju jalan Martapura Lama.(*/kalimantanlive.com)

editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id