Cegah Stunting, Dinkes Kotabaru Lakukan Pemeriksaan Ibu Hamil dengan Cara Jemput Bola

KOTABARU, Kalimantanlive.com – Dinas Kesehatan Kotabaru menerapkan pemeriksaan ibu hamil secara jemput bola menggunakan alat USG Portable untuk mencegah stunting.

“Setiap melaksanakan USG ke setiap ibu hamil, kami melakukan jemput bola agar ibu-ibu hamil tidak bersusah payah datang ke Puskesmas, dengan cara jemput bola yang kami laksanakan sangatlah efektif memberikan pelayanan kepada warga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Edwin Simanjuntak, Rabu (25/01/2023).

BACA JUGA:
Bupati Kotabaru Sayed Jafar Terima Penghargaan Terbaik 1 Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis IPKD 2022

Dalam rangka pencegahan Stunting di kabupaten Kotabaru, Dinas Kesehatan Kotabaru ajak seluruh aparat desa untuk ikut serta melakukan evaluasi dan sosialisasi tentang Stunting.

Kadinkes Edwin Simanjuntak mengatakan ada 28 alat USG Portable yang tersedia di 28 Puskesmas, dengan adanya alat USG Fortibel tersebut maka setiap ibu hamil dapat melakukan pemeriksaan kehamilannya dan bayi yang ada di dalam kandungannya.

“Walau kita sudah memiliki 28 alat USG Fortibel di setiap puskesmas, tapi kami juga perlu melibatkan pihak-pihak desa, karena setiap Puskesmas melayani beberapa desa maka itu akan menggelar pelatihan kepada setiap aparatur desa,” ucapnya.

Menurut dia, sebelum menggelar pelatihan, pihak Dinkes Kotabaru akan melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait terlebih dahulu, guna kelancaran apa yang telah kami programkan.

“Setiap melaksanakan USG ke setiap ibu hamil, kami melakukan jemput bola agar ibu-ibu hamil tidak bersusah payah datang ke Puskesmas, dengan cara jemput bola yang kami laksanakan sangatlah efektif memberikan pelayanan kepada warga,” ucapnya.

BACA JUGA:
Rektor Unitomo Surabaya : Bupati Kotabaru Sayed Jafar Pantas Diberikan Gelar Tokoh Pariwisata Digital

Dengam cara melalukan USG Portable maka kita dapat menhetahui perkembangan janin didalam kandungan seorang ibu.

“Bila jamin itu ada indikasi stunting maka kami memberikan pola makan yang sehat agar pertumbuhan janin yang dikandung dapat berkembang dan tidak memgalami staunting,” jelas Edwin.

Kalimantanlive.com/siti rahmah
Editor : elpian