Dari luar area jantung ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan itu, Dinas Pendidikan dan Dispordabudpar Kota Banjarbaru memastikan menyediakan fasilitas penginapan dan rest area bagi para jamaah haul dari penjuru daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo, mengkonfirmasi sedikitnya ada 17 sekolah yang siap dialihfungsikan sebagai posko dan penginapan sementara jamaah haul. Tak hanya sekadar menggunakan ruangan kelas sebagai tempat menginap, pihaknya juga menyediakan layanan berupa toilet dan kamar mandi untuk para jamaah.
“Petugasnya dikoordinir langsung oleh kepala sekolah dan guru dari sekolah yang dipakai sebagai penginapan. Dibantu tim dari Disdik juga yang mobile. Untuk konsumsi, Insya Allah akan dipenuhi, kami akan berkoordinasi dengan pos induk di Lapangan Murdjani dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Sementara untuk rest area, Kepala Disporabudar Kota Banjarbaru, Yani Makkie, memastikan telah menyediakan fasilitas yang nyaman bagi jamaah menikmati waktu istirahat dan bersantai di Mess L Banjarbaru. Hal ini juga katanya menjadi langkah antisipasi apabila kondisi jamaah di lapangan Murjani telah membludak.
Tak sampai disitu, 5 Kecamatan yang ada di Kota Banjarbaru kini telah bergerak untuk menyediakan rest area di setiap wilayahnya. Contohnya saja, Kecamatan Landasan Ulin yang telah memetakan 10 posko titik rest area, tersebar di 4 kelurahan yakni Kelurahan Guntung Manggis, Kelurahan Guntung Payung, Kelurahan Syamsudin Noor dan Kelurahan Landasan Ulin Timur.
Kemudian di Kecamatan Banjarbaru Utara, terdapat 8 titik rest area. Sebarannya dapat ditemukan di sepanjang jalan A Yani menuju bundaran Simpang Empat maupun di sepanjang jalan Panglima Batur.
Dari sisi lainnya yang cukup diperhatikan ialah faktor keselamatan. Demi menunjang hal itu, Dinkes dan RSD Idaman Kota Banjarbaru bekerjasama memberikan layanan kesehatan yang mumpuni.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : mediacenter.banjarbarukota.go.id







