KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini cuaca ekstrem di 32 wilayah di Indonesia Jumat, 3 Februari 2023.
Seperti dikutip dari laman resmi bmkg.go.id, cuaca ekstrem akan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia salah satunya Kalimantan Selatan.
Menurut laporan dari BMKG, cuaca ekstrem paling berpotensi terjadi di 32 wilayah.
# Baca Juga :33 Wilayah di Indonesia Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG: Kalsel Hujan Petir Hari Ini 2 Februari 2023
# Baca Juga :Peringatan Dini Rabu 1 Februari 2023, BMKG: Kalsel, Kalteng, Kaltim Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem
# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Selasa 31 Januari 2023, BMKG: Waspada Hujan Lebat di Kalsel & Kalteng
# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Sabtu 28 Januari 2023, BMKG : Kalimantan Selatan Hujan Petir dan Angin Kancang
Terdapat 31 wilayah yang akan terjadi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.
Sedangkan satu wilayah lainnya yaitu Riau, berpotensi hujan disertai kilat hingga angin kencang.
Wilayah yang berpotensi hujan yang disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Riau
Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Aceh
-
Sumatera Utara
-
Kep. Riau
-
Bengkulu
-
Jambi
-
Sumatera Selatan
-
Lampung
-
Banten
-
Jawa Barat
-
DKI Jakarta
-
Jawa Tengah
-
Yogyakarta
-
Jawa Timur
-
Bali
-
Nusa Tenggara Barat
-
Nusa Tenggara Timur
-
Kalimantan Tengah
-
Kalimantan Barat
-
Kalimantan Utara
-
Kalimantan Timur
-
Kalimantan Selatan
-
Sulawesi Utara
-
Gorontalo
-
Sulawesi Tengah
-
Sulawesi Barat
-
Sulawesi Selatan
-
Sulawesi Tenggara
-
Maluku Utara
-
Maluku
-
Papua Barat
-
Papua
Bibit Siklon Tropis 94S terpantau berada di Samudra Hindia barat daya Lampung.
Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum 25 knot, tekanan udara minimum 1002 mb, dan bergerak ke arah barat.
Potensi bibit ini untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori Rendah.
Bibit Siklon Tropis 95S terpantau berada di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur.
Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara minimum 1003 mb dengan arah gerak ke arah barat daya.
Potensi bibit ini untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan berada dalam kategori Rendah.
Kondisi tersebut, mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan gelombang tinggi di sekitar wilayah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Sirkulasi Siklonik terpantau berada di Laut China Selatan yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Laut Natuna hingga Kalimantan Barat.
Daerah konvergensi lain juga terpantau memanjang di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa Barat, dari Sumatera Selatan hingga Jawa Barat.
Kemudian, dari Kalimantan Tengah hingga Sulawesi Barat, di Samudra Hindia selatan NTT, di Selat Malaka, dari Pesisir Utara Sulawesi Utara hingga Laut Maluku, dan di pesisir Timur Maluku Utara, serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Jawa dan Maluku bagian selatan hingga Papua.
Kondisi tersebut, mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/bmkg.go.id







