Adapun alasan difungsikannya armada itu, disebabkan kekurangnya Sarpras, ditambah mobil pikup terdahulu sudah tak layak lagi.
“Kalau untuk unit idealnya yang diperlukan 3 sampai 4 unit, pertama untuk komando, kedua bagian menyemprot, ketiga suplai air dan keempat untuk rescue bila terjadi sesuatu,” katanya.
Ia mewakili DPKP Banjarmasin, meminta maaf kepada para korban, masyarakat dan pihak Satlantas Polresta Banjarmasin.
“Dengan kejadian ini juga memohon maaf kepada pihak Satlantas apabila kami memberikan kesalahan informasi,” tuturnya.
Kalimantanlive.com/ilham
editor : elpian







