Prakiraan Cuaca 29 Wilayah Sabtu 11 Februari 2023, BMKG: Hujan Lebat Berpotensi di Papua dan 28 Wilayah

KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini, Sabtu, (11/2/2023).

Seperti dikutip Kalimantanlive.com dari bmkg.go.id, Kalimantan Selatan berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang

Tidak hanya di Kalimantan Selatan, BMKG memperkirakan, 29 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.

# Baca Juga :Cuaca Ekstrem Landa 27 Wilayah, Jumat 10 Februari 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Hujan, Petir & Angin

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Kamis 9 Februari 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Hujan, Petir dan Angin Kencang

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Rabu 8 Februari 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Potensi Angin Kencang

# Baca Juga :Kalimantan Selatan Berpotensi Angin Kencang, 7 Februari 2023, BMKG: 28 Wilayah Dilanda Cuaca Ekstrem

Sementara itu Siklon Tropis FREDDY masih terpantau berada di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, dengan kecepatan angin maksimum 55 knot dan tekanan udara minimum 984 mb.

Sistem ini bergerak ke arah barat dengan potensi mengalami peningkatan intensitas dalam 24 jam kedepan.

Sistem ini menginduksi peningkatan kecepatan angin 25 knot (low level jet) dan membentuk daerah perlambatan kecepatan angin di Samudra Hindia selatan Jawa.

Pusat Tekanan Rendah masih terpantau berada di Australia bagian utara.

Sistem ini membentuk daerah konvergensi dari Laut Sawu hingga Timor Leste, dari Laut Timor hingga Laut Arafura, dan di Australia bagian utara, serta menginduksi peningkatan kecepatan angin 25 knot (low level jet) dari Laut Flores hingga Laut ARafura dan dari Samudra Hindia selatan NTT hingga Teluk Carpentaria.

Sirkulasi Siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Aceh.

Sirkulasi ini membentuk daerah konvergensi memanjang dari Perairan Kep. Nias hingga Aceh dan menginduksi peningkatan kecepatan angin 25 knot (low level jet) di Samudra Hindia barat Sumatera Utara.

Daerah konvergensi lain terpantau memanjang dari Jambi hingga Laut Jawa, dari Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Banten, dari Laut Jawa hingga Jawa Timur, dari Malaysia hingga Kalimantan Timur, dari Bali hingga NTT, dari Selat Makassar hingga Sulawesi Tenggara, dari Maluku Utara hingga Laut Banda, dari Papua Barat hingga Teluk Cendrawasih, dan dari Papua hingga Papua Nugini.

Daerah pertemuan angin (konfluensi) juga terpantau berada di Perairan selatan Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Laut Banda.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan gelombang tinggi di sekitar wilayah siklon tropis/pusat tekanan rendah/sirkulasi siklonik dan di sepanjang low level jet/konvergensi/konfluensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah:

• Aceh

• Sumatera Utara

• Sumatera Barat

• Riau

• Bengkulu

• Jambi

• Sumatera Selatan

• Kep. Bangka Belitung

• Lampung

• Banten

• Jawa Barat

• DKI Jakarta

• Jawa Tengah

• Yogyakarta

• Jawa Timur

• Bali

• Nusa Tenggara Barat

• Nusa Tenggara Timur

• Kalimantan Barat

• Kalimantan Tengah

• Kalimantan Utara

• Kalimantan Timur

• Kalimantan Selatan

• Sulawesi Tengah

• Sulawesi Selatan

• Sulawesi Tenggara

• Maluku

• Papua Barat

• Papua

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/bmkg.go.id