Hal ini, lanjut dia dapat dilihat dari semakin banyaknya anggaran keuangan atau bisa disebut Alokasi Dana Desa (ADD) yang harus dikelola oleh Pemerintah Desa.
“Untuk itu kita menyambut baik kegiatan pada hari ini yang mempunyai arti penting dan merupakan langkah strategis dalam upaya peningkatan pengelolaan keuangan desa menjadi lebih tertib dan akuntabel” ucap Suria.
BACA JUGA:
Bank Kalsel Raih Best BUMD Awards 2023, Inilah Indikator Penilaiannya
Sementara itu Plt Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dengan pengembangan digitalisasi saat ini Bank Kalsel siap mendukung dan memfasilitasi serta memperkuat implementasi Transaksi Non Tunai (TNT) melalui Layanan Internet Banking Bisnis (IBB) Bank Kalsel.
“Inovasi digitalisasi terbaru dari Bank Kalsel merupakan salah satu layanan yang dapat memberikan kemudahan dalam pengelolaan transaksi keuangan desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” kata Fachrudin.
Dia mengharapkan dengan adanya IBB Bank Kalsel informasi keuangan dapat diakses lebih cepat, tepat dan akurat sehingga kedepannya lebih menghemat waktu dan mempercepat proses alur kerja lebih maksimal.
Sebagai informasi, Fachrudin saat ini menjabat sebagai Plt Direktur Utama Bank Kalsel. Beliau menduduki jabatan tersebut sampai dengan ditetapkan Direktur Utama definitif. (*/ADV)
Kalimantanlive.com/eep
editor : elpian










