BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Tahun 2023, Pemerintah Provinsi melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) menjadi prioritas rujukan penanganan penyakit kanker, jantung, stroke, urunetpro, dan Kematian Ibu dan Anak (KIA).
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Izaak Zoelkarnain Akbar mengatakan, sangatlah siap untuk mengemban tugas yang telah diberikan kepada Rumah Sakit.
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Bakal Tuntaskan 38 Hektare Kawasan Kumuh di HSS, Banjarmasin dan Tapin
# Baca Juga :Ada Tawaran Tugas Belajar Beasiswa Bagi ASN Pemprov Kalsel, Mau Daftar? Ini Syaratnya
# Baca Juga :Seluruh Kepala SKPD Pemprov Kalsel Ikuti Sosialisasi NIK Jadi NPWP, DJP Kalselteng: Untuk Kemudahan
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Berupaya Turunkan Angka Perkawinan Anak dengan Program Ini
“Dalam mensukseskan hal tersebut kami dari RSUD Ulin Banjarmasin telah menyiapkan beberapa pembenahan untuk peningkatan mutu,” ucapnya, Banjarmasin, Senin (13/2/2023).
Ia menjelaskan, beberapa pembenahan yang dilakukan seperti pelayanan, yang mana saat ini RSUD Ulin telah melakukan pendaftaran pelayanan secara online. Pendaftatan secara online ini dinilai sangat mampu dalam mempermudah masyarakat yang ingin berobat ke rumah sakit.
“Jadi masyarakat tidak perlu lagi mengantri untuk mengambil nomor antrian. Tinggal daftar melalui website RSUD Ulin, sehingga lebih efisien dalam hal waktu,” katanya.
Selain itu, dalam segi lingkungan, pihaknya akan melakukan peningkatan fasilitas parkir.
“Tahun ini kami akan memasang paving kembali di beberapa tempat parkir, agar tidak ada genangan air yang membuat jalan kotor dan juga merapikan sistem parkir di rumah sakit,” ungkapnya.
Ia berharap rencana pembenahan ini bisa berjalan dengan lancar.
“RSUD Ulin Banjarmasin siap melaksanakan dan mensukseskan program dari Kementerian Kesehatan RI tersebut,” tuturnya.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id







