BATULICIN, Kalimantanlive.com – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) penominasian arsip sebagai memori kolektif bangsa tahun 2023.
Sosialisasi ini diikuti oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu secara daring dari Kantor Dispersip Tanbu, Kamis (15/2/2023).
BACA JUGA:
Dalam sambutanya, Kepala ANRI Imam Gunarto saat membuka sosialisasi mengatakan, kegiatan ini bukan hanya untuk meregistrasi dan menjalankan perintah presiden untuk mendokumentasikan kesenian dan kebudayaan, namun sebagai bentuk kesadaran yang tumbuh untuk mengatasi darurat arsip, darurat memori, dan darurat sejarah.
Imam Gunarto yang juga Ketua Komite Memory of the World (MOW) Indonesia dalam kesempatan itu juga memaparkan materi Warisan Dokumenter Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dispersip Tanbu Yulia Rahmadani mengatakan program registrasi arsip sebagai memori kolektif bangsa (MKB) bertujuan untuk membangun basis data arsip MKB yang memiliki nilai nasional dan universal.
“MKB adalah arsip dari sejarah perjalanan bangsa yang merupakan aset nasional yang menggambarkan identitas dan jati diri bangsa Indonesia,” kata Yulia.







