Dia mengharapkan. dengan adanya rujukan Permenko ini seluruh Kantor Cabang Bank Kalsel lebih cepat memasarkan KUR kepada masyarakat.
“Serapan KUR paling banyak daerah Kabupaten Tanah Bumbu. Tetapi penyalur KUR terbaik masih di Tanah Laut. Mayoritasnya usaha pertanian,” jelasnya.
BACA JUGA:
Plt Dirut Bank Kalsel Fachrudin Salurkan CSR Dukung Peningkatan Layanan UUD PMI Kota Banjarmasin
Plt Dirut Bank Kalsel Fachrudin juga mengaku terkait penyaluran KUR ini mengalami keterlambatan karena pembenahan organisasi baru dilakukan bulan Maret.
“Awalnya agak terlambat sehingga sisa pencairan tidak bisa dituntaskan di akhir 2022 lalu,” katanya.
Untuk diketahui pada 2022 Kalsel ditarget KUR senilai Rp750 miliar namun kemudian dilakukan revisi target dan tercapai atau terealisasi Rp 585 miliar. (*/ADV)
Kalimantanlive.com/eep
editor : Elpian







