KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) merilis peringatan dini cuaca di Kalimantan Selatan dan wilayah lain di Indonesia, Senin (20/2/2023).
Menurut BMKG seperti dirilis akun bmkf.go.id, Kalimantan Selatan berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Tidak hanya Kalimantan Selatan yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang, tapi wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu dan wilayah lain juga.
# Baca Juga :Waspada! Kalsel Berpotensi Cuaca Ekstrem, Sabtu 18 Februari 2023, BMKG: Peringatan Dini 30 Wilayah
# Baca Juga :Peringatan Dini BMKG Jumat 17 Februari 2023, Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Kalsel dan Kalteng!
# Baca Juga :30 Wilayah di Indonesia Berpotensi Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG: Kalsel Hujan, Petir dan Angin Kencang
# Baca Juga :Peringatan Dini 31 Wilayah Rabu 15 Februari 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Potensi Cuaca Ekstrem
BMKG mengatakan, bibit siklon tropis 99W dengan kecepatan angin maksimum 15 knot berada di wilayah perairan timur Filipina.
Sistem ini bergerak ke arah Barat – Barat Laut dengan potensi menjadi siklon tropis Rendah.
Sistem ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Laut Sulawesi dan di Sulawesi Utara serta menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) di Filipina bag utara dan di Laut Sulu.
Bibit siklon tropis 92S dengan kecepatan angin 25 knot berada di Samudera Hindia sebelah selatan Bali-NTB, sistem ini bergerak ke arah Barat Daya dengan potensi menjadi siklon tropis Rendah.
Sistem ini membentuk daerah konvergensi memanjang dari Jawa Barat bag selatan hingga Jawa Timur.
Sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia sebelah barat Lampung yang membentuk daerah konvergensi memanjang di perairan barat Sumatera Barat.
Daerah konvergensi lain terpantau memanjang di Bengkulu, di Utara Kalimantan, di Kalimantan Selatan, dari Selat Makassar hingga Maluku, di Maluku, dan di Papua.
Daerah pertemuan angin (konfluensi) juga terdapat di Laut Jawa, dan Laut Arafuru.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Lampung
Banten
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua






