Yang menjadi perhatian semua SKPD lanjut Syahrialludin yaitu dimensi pertama indeks ketahanan sosial di antaranya infrastruktur desa (jalan, jembatan, gorong-gorong).
Untuk bidan desa yang seharusnya 1 desa 1 bidan, masih ada yang merangkap untuk 2 desa dan kesadaran tingkat kepesertaan BPJS masih kurang.
BACA JUGA:
Kabupaten Banjar Berlakukan Tanggap Darurat Banjir, BPBD Kalsel Lakukan Pendampingan
Dimensi indeks ketahanan ekonomi di antaranya ada produk unggulan desa tetapi belum dikelola secara maksimal, masih ada BUMDes yang kurang aktif dan terbatasnya lembaga simpan pinjam.
Sementara dimensi indeks ketahanan lingkungan di antaranya ketersedian sumber air bersih d idesa-desa yang ada dibantaran sungai masih kurang, sungai yang tercemar karena limbah cair atau sampah dan tidak ada perencanaan tata ruang desa.
“Dalam menyusun anggaran masing-masing SKPD mencantumkan kegiatan-kegiatan yang bisa mendongkrak kenaikan IDM menjadi Desa Mandiri,” ujarnya.
Kalimantanlive.com /Nabila
Editor : elpian







