Komisi III DPRD Kalsel Pantau Lokasi Pembangunan Jembatan Penghubung Batola dan Kabupaten Banjar

BATOLA, Kalimantanlive.com – Komisi III DPRD Kalsel bersama Dinas PUPR Provinsi Kalsel melakukan pemantauan pembangunan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Batola dan Banjar, di perbatasan Barito Kuala, Kamis (9/3/2023).

Menurut Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel Gt Abidinsyah, sesuai dengan tugas Komisi III di bidang infrastruktur, hari ini pihaknya melakukan monitoring ke Perbatasan Kab Batola dan Kab Banjar.

“Rencananya di tahun 2023 akan diluncurkan pembangunan jembatan yang menghubungkan antara tiga desa antara lain Jejangkit, Galam Rabah dan Tajau Landung,” katanya, di sela-sela kegiatan.

BACA JUGA:
Komisi II DPRD Kalsel Dorong Optimalisasi Penerimaan PAP di Tanah Bumbu Penuhi Target 2023

Abidinsyah menjelaskan untuk kesiapan anggaran pembangunan jembatan penghubung dua kabupaten tersebut akan direaliasikan di APBD tahun ini.

Komisi III DPRD Kalsel meninjau lokasi pembangunan jembatan penghubung Kabupaten Batola dan Banjar di Desa Tajau Landung Sungai Tabuk Banjar. (Humas DPRD Kalsel)

“Insya Allah, tahun ini akan direalisasikan, karena panjang jembatan ini mencapai sekitar 80 meter, dan kami sangat berterimakasih kepada Pemprov Kalsel khususnya Paman Birin yang sudah mengalokasikan dana untuk pembangunan jembatan ini, karena akses jembatan yang menghubungkan kedua Kabupaten ini sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Jalan Bidang Bina Marga Dinas PU Kalsel H Wahid Ramadhan, mengatakan, rencana pembangunan jembatan tersebut dibiayai APBD murni tahun 2023. “Ada pun titik lokasi jembatan ini akan kita geser dari jembatan yang lama berupa ulin, dan jangka waktu penyelesaian pembangunan jembatan ini antara 7-8 bulan,” ujarnya.