Menurutnya, kesehatan memiliki hubungan yang erat terhadap Hak Asasi Manusia (HAm) khususnya bagi warga bagi warga binaan Rutan Tanjung.
Hal tersebut terwujud tentunya dengan koordinasi dan komunikasi yang baik sehingga segala persyaratan perizinan dapat terpenuhi.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin berikan pelayanan kesehatan prima bagi seluruh WBP,” ujarnya.
Diketahui, saat ini layanan kesehatan bagi warga binaan pada Klinik Pratama Rutan Kelas Tanjung dibantu tenaga medis yang terdiri dari dua orang perawat.
Tidak hanya itu, juga ditunjang dengan sertifikat laik hygiene yang dimiliki Dapur Rutan Tanjung sejak 2 tahun yang lalu, sebagai standar penyajian makanan yang bernilai gizi, higenis dan menunjang kesehatan bagi WBP Rutan Tanjung.
Kalimantanlive.com/A Hidayat
Editor : elpian







