Di mana itu berdampak pada tidak diberikannya layanan pada sejumlah kapal yang belum terdaftar dalam di Dirjen Perhubungan Laut.
Rencananya, aksi damai tersebut akan dihadiri sekitar 500 orang buruh dan driver tronton.
“Kita ingin KSOP Kelas 1 Banjarmasin dan Pelindo memberikan solusi dan kebijakan yang membuat para buruh dapat kembali bekerja seperti biasa,” jelasnya.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : Elpianur







