Pada dasarnya kapal ternak ini, dan lima kapal lainnya yang tersedia di Indonesia, semuanya telah melakukan optimalisasi ruang muat.
“Jangan sampai setelah bongkar dari sini, malah kembali ke tempat asal dengan muatan yang kosong,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Sebuah Truk Kecelakaan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rem Blong Saat Masuk KM Niki Sae
Ia menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan ruang muat sebaik-baiknya, mengoptimalisasi kapal ternak ini, Guan memberikan manfaat ke masyarakat luas.
Selain itu, ada juga distribusi hewan ternak, yakni guna menjaga stabilitas ketahanan pangan, terutama di Kalsel, khususnya di Banjarmasin.
“Guna meningkatkan ekonomi sentra produsen. Sehingga daya beli masyarakat di daerah lain yang merupakan sentra produsen lebih meningkat, dengan adanya distribusi hewan ternak di seluruh Indonesia,” pungkas Maltus.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor : elpian







