Marta Pejuang Laut di Kotabaru, Rela Menyelam di Kedalaman 4 Meter Hanya untuk Bersihkan Sampah

KOTABARU, Kalimantanlive.com – Demi menjaga wilayah pesisir dan perairan laut di Desa Sarang Tiung Kecamatan Pulau Laut Sigam Kabupaten Kotabaru bebas dari pencemaran sampah, Marta (35), warga desa Sarang Tiung RT 02 rela bertaruh nyawa setiap hari bersih-bersih laut dan pesisir tanpa bayaran sepeser pun.

Bahkan, Marta rela berenang hingga menyelam ke dalam laut hanya untuk memungut sampah yang mengotori pesisir dan perairan laut kemudian mengumpulkanya untuk dibuang pada tempatnya.

BACA JUGA:
Bupati SJA Orasi Ilmiah di Depan Wisudawan Unitomo Surabaya : Kotabaru Siap Jadi Penyangga IKN dengan Pariwisatanya

“Kita ini hidupnya dari laut, kebutuhan semua untuk anak sekolah dari laut, sehingga terpanggil hati saya untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di laut desa Sarang Tiung,” kata Marta kepada kalimantanlive.com, Rabu (15/3/2023).

Marta, warga Desa Sungai Tiung Kotabaru, rela berenang hingga menyelam untuk membersihkan sampah di perairan laut Kotabaru. (Kalimantanlive.com/ Siti Rahmah)

Marta mengatakan untuk membersihkan sampah yang bertebaran di laut dia bersama anaknya biasanya menggunakan perahu. “Kadang-kadang saya berenang dan menyelam di laut hingga kedalaman empat meter untuk memungut sampah, lalu membawanya ke darat,” ucapnya.

Sampah-sampah yang dipungut dari laut tersebut, diberikan kepada orang yang memerlukan. Terkadang, lanjut Marta, sampah-sampah tersebut langsung diambil oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru.

“Yang jelas, walaupun tidak bersih secara maksimal, kita bisa mengurangi dulu. Dan sampah-sampah tersebut sudah tidak ada lagi tersangkut di bagang dan kapal nelayan,” katanya.

Kendati aksi peduli lingkungan dan perjuangan membebaskan laut dari pencemaran sampah yang dia lakukan tak mendapat bayaran, Marta tetap merasa bangga setelah melihat laut di sekitarnya menjadi lebih bersih dan pencemaran sampah pun jauh berkurang.