KOTABARU, Kalimantanlive.com – Tim Puslabfor Mabes Polri menduga kematian tiga pekerja asing di terowongan tambang PT SDE Qinfa Mining di Desa Magalau Hulu, Kelumpang, Kotabaru, akibat keracunan gas.
Hal terungkap saat Konferensi Pers yang digelar pihak kepolisian di Mapolres Kotabaru, Kamis (16/32023).
Konferensi pers berlangsung di Aula Sanika Setyawada Polres Kotabaru dan dipimpin Kapolres Kotabaru AKBP HM Gafur Aditya Siregar, didampingi Tim Puslabfor Mabes Polri AKBP Arif Andi Setiawan, Iptu Ade Laksono, Kasubid Jatantras Krimum Polda Kalsel Kompol Reja Bramantya dan Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Abdul Jalil.
BACA JUGA:
5 Pelaku Curanmor Dibekuk Sat Reskrim Polres Kotabaru, Dua Resivis, Begini Modusnya
Tim Puslabfor Mabes Polri AKBP Arif Andi Setiawan mengatakan kematian 3 TKA asal China di PT SDE diduga kuat karena keracunan gas.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban, sehingga diduga kuat penyebab kematian 3 TKA tersebut karena keracunan gas,” jelasnya.
Dia mengatakan TKP berada di dalam terowongan dengan kedalaman 1,3 kilometer dari mulut terowongan. “Saat berada di TKP, detektor gas yang kami bawa mengeluarkan tanda bahaya dengan mendeteksi adanya gas Amonia atau NH3,” katanya.










