Hari Down Syndrome Sedunia, Waki Wali Kota Banjarbaru: Banyak Penderita yang Berprestasi

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Untuk memperingati Hari Down Syndrome Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 Maret 2023, Persatuan Orangtua Anak Dengan Down Syndrome atau POTADS Kalsel merayakan terlebih dahulu dengan mengadakan acara silaturahmi bertajuk “Baimbai kita kawa” di Mess L Banjarbaru, Minggu (19/03/2023) pagi.

Saat acara, baik Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono SE maupun Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah, tampak hangat menyambut dan berinteraksi dengan anak–anak yang spesial ini. Selain sebagai ajang silaturahmi, perayaan ini juga diadakan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan memberikan perhatiannya kepada pengidap Down Syndrome.

# Baca Juga :Wali Kota Aditya: Boleh Nambang di Banjar, Tanbu dan Tala, Tapi Kantornya di Banjarbaru

# Baca Juga :117 Orang TPL se-Kalsel Ikut Pelatihan DAK Sanitasi Dinas PUPR Kota Banjarbaru

# Baca Juga :Selain Pasar Murah, Warga Sungai Ulin Banjarbaru Bisa Bayar PBB di Loket Keliling

# Baca Juga :Raih Pendapatan Tertinggi Tingkat Kota, Banjarbaru Diganjar Penghargaan APBD Award 2023

Down syndrome sendiri adalah kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya mengalami keterlambatan perkembangan fisik dan mental. Kelainan ini disebabkan oleh perkembangan kromosom yang tidak normal. Pengidap kelainan ini memiliki sturktur wajah yang khas dan terkesan mirip.

Dalam sambutannya, Wartono menyatakan bahwa masih banyak penderita Down Syndrome yang dapat berprestasi dan hidup mandiri, maka dari itu diharapkan dengan adanya hari perayaan ini dapat menjadi wadah bagi seluruh kalangan dalam memberikan perhatian, dukungan, dan penerimaan yang terbaik terhadap anak Down Syndrome.

“Untuk itu kita rayakan hari down syndrome pada hari ini, diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengajak semua kalangan agar bersama memberikan perhatian, dukungan, penerimaan yang terbaik terhadap tumbuh kembang anak Down Syndrome di Kota Banjarbaru khususnya”, tuturnya.

Acara dimeriahkan dengan penampilan drama musik oleh Forum Anak Banjarbaru, tari, menyanyi solo, dan pencak silat oleh anak – anak down syndorme, dan teater hening dari rekan tuna rungu Teras Inklusi.(*/kalimantanlive.com)

editor : NMD
sumber : mediacenter.banjarbarukota.go.id