Wabup berpesan kepada keluarga penerima manfaat agar rumah tersebut dijaga, dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta dipelihara dengan hati yang bersih sehingga rumahnya nyaman dihuni.
Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, SIK, MH, mengatakan permasalahan ekonomi global dan tingginya tingkat inflasi berdampak pada daya beli masyarakat akibat melambungnya harga.
BACA JUGA: DPRD Kotabaru dan Pedagang Limbur Raya Sepakat Tak Ada Bazar Pakaian di Siring Laut Selama Ramadhan
Imbasnya, masyarakat berkemampuan ekonomi terbatas, tidak dapat membangun atupun memperbaiki rumah. Hal tersebut membuat Polri terdorong secara moril ikut peduli selaku pengayom dan pelindung masyarakat.
Wujud kepedulian tersebut diimplementasikan melalui kerja sama dengan Yayasan Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel, untuk meluncurkan program rehab sebanyak 10 unit rumah yang tersebar di Kabupaten Kotabaru, dengan total anggaran senilai Rp250 juta.
“Program ini diharapkan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat kurang mampu untuk memiliki rumah layak huni. Terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak atas dukungan dan bantuannya sehingga program yang diusung jajaran Polri ini berjalan lancar,” ujar Kapolda.
Dalam kesempatan itu juga, Kapolda kalsel dan Wakil Bupati Kotabaru turut menyerahkan 200 paket bantuan untuk masyarakat di Kelumpang Selatan.







