KALIMANTANLIVE.COM – Semua umat Islam di dunia harus melaksanakan ibadah rukun Islam ketiga, yaitu puasa. Dan, saat ini umat Islam sudah memasuki bulan Ramadan 1444 Hijriah.
Berdoa merupakan salah satu etika yang dianjurkan untuk dilakukan pada saat berbuka puasa.
Terdapat berbagai versi doa buka puasa yang dijelaskan dari berbagai keterangan hadits. Berbagai versi doa buka puasa yang banyak diajarkan, namun ini doa berbuka seperti ajaran Rasulullah yang dibaca sesudah berbuka.
# Baca Juga :Baru Hari Ini Muslim di India Mulai Berpuasa Ramadan 1444 H, Begini Penjelasannya
# Baca Juga :FAKTA Pasar Wadai Ramadan 1444 H di Siring 0 Km, Dibuka Gubernur Kalsel hingga 100% Gratis
# Baca Juga :Disdag Gelar Pasar Raya di 13 Kabupaten dan Kota, Tujuannya Tekan Inflasi pada Ramadan 2023
# Baca Juga :Alhamdulillah, Pemerintah & Muhammadiyah Kompak 1 Ramadan 1444 H Kamis 23 Maret 2023
Namun ini, bacaan doa buka puasa Ramadan sesuai ajaran Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Adapun doa ini bisa dibaca ketika buka puasa Ramadan, puasa Senin Kamis, atau puasa lainnya.
Ada dua doa buka puasa Ramadhan yang bisa dibaca. Doa pertama dibaca sebelum meneguk air minum. Doa tersebut yakni membaca Basmallah.
بِسْمِ اللَّهِ
Bismillah
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah.”
Doa kedua dibaca ketika sudah selesai minum untuk membatalkan puasa. Doa tersebut seperti diriwayatkan Ibnu Umar Radhiallahu ‘anhu.
Ibnu Umar berkata:
ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله
“Biasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam jika berbuka Beliau berdoa: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah (Telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan telah diraih pahala insya Allah).” (HR Abu Dawud nomor 2357, An-Nasa’i: 3315, dishahihkan Syekh Al Albani dalam kitab Shahih Abi Dawud)
Demikian penjelasan mengenai doa berbuka puasa bulan Ramadhan sesuai ajaran Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Allahu a’lam bisshawab.
Waktu Membaca Doa Buka Puasa
Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha dalam Hasyiyah I’anatut-thalibin juz 2 halaman 279 menjelaskan bahwa waktu membaca doa buka puasa adalah setelah berbuka, bukan dibaca sebelum dan bukan pula saat berbuka. Penempatan waktu membaca doa berbuka puasa dilakukan setelah selesai berbuka puasa adalah dengan merujuk makna yang terkandung dalam doa tersebut.
Syekh Said bin Muhammad Ba’ali dalam Kitab Busyra al-Karim halaman 598 menjelaskan, disunnahkan (membaca doa buka puasa) ketika hendak berbuka tetapi (waktu) yang lebih utama adalah setelah berbuka.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber









