Sementara itu Herbert, selaku Kepala bidang cipta karya Dinas PUPR Balangan belum lama ini mengatakan, tahun anggaran 2023 ini mereka telah menganggarkan dana untuk membenahi rumput lapangan yang kondisi kini masih di bawah standar yang mana kalau hujan sudah dipastikan becek tidak bisa bermain bola.
“Kami sudah membuatkan gorong – gorong, tempat pembatas, lampu penerangan dan pembenahan rumput sudah tahap lelang sesuai perencanaan bulan Mei 2023 kita akan kerjakan,” bebernya.
Menurut Herbert, perlu waktu sekitar 1 tahun untuk menyelesaikan secara sempurna untuk merubah kondisi rumput lapangan menjadi standart Nasional yang tentunya didukung dengan rumput yang baik sehingga lapangan Martasura Paringin agar nantinya bisa menjadi salah satu ikon Kota Paringin selain olahraga ringan lainnya.
Kalimantanlive.com/kamil
Editor : Elpian







