Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun 2022 di DPRD, Pendapatan Daerah Lampaui Target 115,67 Persen

Lebih lanjut, Gubernur mengungkapkan pelaporan realisasi pelaksanaan APBD Kalsel Tahun 2022 yaitu alokasi belanja daerah dari Rp8.124.238.868.331,00. Belanja daerah tahun 2022 tersebut, terealisasi sebesar Rp7.341.779.488.457,91 atau sebesar 90,37 persen.

Gubernur berharap mekanisme penyampaian LKPj ini dapar menjadi momentum untuk evaluasi melalui masukan yang konstruktif dari DPRD untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pembangunan daerah.

BACA JUGA:
Gubernur Kalsel Paman Birin Buka Batfest 2022, Harus Ikut Dorong Perekonomian Tanbu dan Kalsel

“Tentu, Pemprov Kalsel akan terus melakukan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kalsel sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Seusai rapat paripurna, Sekda Roy Rizali Anwar mengemukakan di tahun 2022 yang lalu, Kalsel telah menetapkan Perda nomor 2 tahun 2022 tentang RPJMD Provinsi Kalsel tahun 2021-2026. Visi pembangunan Provinsi
Kalsel yaitu kalsel maju, (Kalsel makmur, sejahtera, dan berkelanjutan).

“Adapun fokus pembangunan Kalsel pada 2022 diarahkan pada peningkatan sumber daya manusia, ekonomi, lingkungan, serta penanganan covid 19,” jelasnya kepada wartawan.

Enam fokus rencana kerja pembangunan daerah tahun 2022, lanjut Roy, diarahkan pada peningkatan sumber daya manusia, hilirisasi industri, penguatan sarana prasarana perekonomian melalui peningkatan infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Selain itu, sambungnya, fokus pembangunan daerah juga diarahkan pada peningkatan tata kelola pemerintahan dan penguatan reformasi birokrasi, serta pengembangan Kalsel sebagai pintu gerbang ibu kota negara.

“LKPJ sudah disampaikan ke DPRD untuk dibahas. Kami harap mendapat masukan yang konstruktif sehingga hal-hal yang kurang dapat diperbaiki,” paparnya.