Kkorban yang diketahui warga Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin ini diduga menutup jalan hauling karena merasa berhak atas lahan yang digunakan sebagai jalan tambang.
Sementara pada pelaku diduga diminta oleh petinggi perusahaannya agar membuat jalan yang ditutup itu.
BACA JUGA:
Kapolda Kalsel Bikin Komitmen Tertulis Agar Masyarakat Kawal Rekrutmen Calon Anggota Polri
“Nah jadi para pelaku ini diminta agar membuka portal itu dengan cara apapun,” jelas Kapolda Kalsel.
Terakhir Kapolda Irjen Pol Andi Rian turut membenarkan terkait luka tembak di bagian kepala yang dialami korban, yang pelurunya sedang diuji balistik.
“Setiap tindakan kriminal harus diusut hingga tuntas hingga memenuhi rasa keadilan di masyarakat,” jelas Irjen Pol Andi Rian Djajadi.
Kalimantanlive.com/ilham
editor: elpian







