Banjir Bandang Terjang Kecamatan Timpah Kapuas, 514 Rumah Terendam dan Ratusan Warga Mengungsi

Camat Timpah Arjoni menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan adanya potensi bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu oleh faktor cuaca seperti angin kencang, banjir bandang, tanah longsor dan banjir susulan.

Senada, unsur Tripka menyampaikan himbuan kepada warga untuk wasdapa bahaya banjir, agar tidak sampai menelan korban Jiwa

BACA JUGA: BANJIR Bandang Kalbar, BNPB: 15 Ribu Warga dan 2.984 Unit Rumah di Kapuas Hulu Terdampak

“Apabila terjadi hujan lebat dalam durasi lebih dari satu jam, maka dihimbau bagi masyarakat yang tinggal di sekitaran sungai dan di bawah tebing agar mengungsi ke lokasi yang lebih aman sampai kondisi dinyatakan kondusif,” tuturnya.

Sementara itu bagi lintas Perangkat Daerah setempat diimbau agar membantu masyarakat dalam peningkatan kapasitas, mitigasi dan kesiapsiagaan demi meminimalisir dampak bencana.

“Perihal penanganan darurat, kebutuhan dasar warga terdampak agar dipenuhi dengan memprioritaskan kelompok rentan yang terdampak,” sambung Arjoni.

Selain itu juga di himbau untuk pengguna jalur transportasi darat Palangka Raya-Buntok di Desa Lungkuh Layang yang terdampak banjir agar berhati-hati ketika melintasi karena sewaktu-waktu ada banjir susulan yang akan menerjang kawasan tersebut.

Kalimantanlive.com/hmskmf/hmstmph)
Editor : elpian