Politisi SeniorGolkar ini juga menekankan Perda tentang Budaya Banua dan Kearifan Lokal ini akan ditanamkan kembali kepada masyarakat mulai dari anak-anak ditingkat Paud, hingga SMA agar mengurangi pengaruh luar mewabah hingga ke pelosok melalui media sosial.
“Saya mengingatkan, kebahagiaan itu tidak selalu hadir di tengah keramaian, jadi anak muda harus paham itu, di kota tidak jauh lebih keren jika tidak punya uang,” katanya.
BACA JUGA :
Komisi II DPRD Kalsel Dorong Optimalisasi Penerimaan PAP di Tanah Bumbu Penuhi Target 2023
Sedangkan di desa, lanjut Hasanuddin, jika mampu mengembangkan budaya lokal, serta tidak takut terjun kepertanian, maka bisa saja hasilnya dibawa jalan-jalan keluar negeri.
Dalam kegiatan sosper tersebut, turut dihadirkan mantan Ketua DPRD Kota Banjarbaru H AR Iwansyah selaku narasumber dan seorang budayawan Banjar Khairiadi Asa.
Ia juga mengatakan telah mendorong Dinas Pendidikan agar segera dibangunkan sekolah yang memadai. Tambah Paman Yani, tidak perlu mewah yang penting dibikinkan bangunan sekolah yang layak.
Kalimantanlive.com/Eep
Editor : elpian







