BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Kelurahan Pemurus Dalam Banjarmasin Selatan menggelar kegiatan sosialisasi rembuk Stunting untuk menekan upaya penanganan terhadap perkembangan anak di Kota Banjarmasin, berlangsung di Aula setempat, Rabu (5/3/23) pagi.
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin langsung Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pengendalian, Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin, Hj. Wiwin Widiantari.
BACA JUGA: Wali Kota Banjarmasin Buka Opening Pasar Wadai Ramadhan 2023, Ini Harapan Ibnu Sina
Lurah Pemurus Dalam Banjarmasin, Shelleya Dessesta menyampaikan bahwa berdasarkan data pihaknya di Kelurahan pada bulan Februari lalu, ada sekitar puluhan anak yang mengalami Stunting.

“Pada tahun 2023 di awal bulan Februari ada Sebanyak 56 anak yang mengalami stunting, tumbuh tinggi anak yang tak sesuai dengan usianya,” jelasnya.
Maka daripada itu, Lurah menyebut perlu peran dan dukungan dinas terkait untuk mengatasinya.
“Ini juga peran aktif dari Dinas, pihak Kecamatan, lalu Kelurahan hingga ke warga. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Walikota Banjarmasin, yang harus kami dikomitmenkan kepada masyarakat,” ucapnya.
Dimana program pencegahan ini berdasarkan arahan dari pusat dan diturunkan ke daerah. Dan diharapkan bisa menurunkan angka stunting di tahun 2024 mendatang.
“Kita hanya menindaklanjuti arahan tersebut, bahwa di tempat kita ada anak-anak seperti itu. Diharapkan bisa menurunkan angka 14 persen,” katanya.







