KALIMANTANLIVE.COM – Simak prakiraan cuaca di sejumlah wilayah di Indonesia dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk hari ini, Rabu (5/4/2023).
Berdasarkan data dari BMKG, ada sejumlah wilayah yang diperkirakan dilanda cuaca ekstrem.
Seperti dikutip dilaman resmi BMKG, bmkg.go.id, untuk wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) cuaca hari ini berpotensi turun hujan lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
# Baca Juga :Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 4 April 2023: Kalimantan Selatan Potensi Turun Hujan Petir dan Angin
# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Senin 3 April 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem
# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Sabtu 1 April 2023, BMKG Sebut Kalimantan Selatan Potensi Bercuaca Ekstrem
# Baca Juga :Potensi Cuaca Ekstrem Jumat 31 Maret 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Hujan Petir dan Gelombang Tinggi
Berikut peringatan dini cuaca ekstrem yang dirilis BMKG untuk Rabu (5/4/2023) hari ini.
Menurut data resmi BMKG, diperkirakan ada 29 wilayah termasuk Kalsel berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang hari ini.
Beberapa wilayah lainnya seperti Sumatera Barat, Banten, Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Papua juga bercuaca ekstrem.
Sementara itu, terdapat pula empat wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Empat wilayah tersebut adalah Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan.
Selengkapnya, berikut ini peringatan dini cuaca yang dirilis BMKG untuk Rabu, 5 April 2023.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Aceh
-
Sumatera Utara
-
Sumatera Barat
-
Riau
-
Kep. Riau
-
Bengkulu
-
Jambi
-
Sumatera Selatan
-
Kep. Bangka Belitung
-
Lampung
-
Banten
-
Jawa Tengah
-
Yogyakarta
-
Jawa Timur
-
Bali
-
Nusa Tenggara Barat
-
Kalimantan Barat
-
Kalimantan Tengah
-
Kalimantan Utara
-
Kalimantan Timur
-
Kalimantan Selatan
-
Sulawesi Utara
-
Gorontalo
-
Sulawesi Tengah
-
Sulawesi Tenggara
-
Maluku Utara
-
Maluku
-
Papua Barat
-
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Jawa Barat
-
Nusa Tenggara Timur
-
Sulawesi Barat
-
Sulawesi Selatan
Sirkulasi Siklonik
Masih dikutip dari laman BMKG, sirkulasi siklonik terpantau berada di Samudra Hindia barat daya Banten dan di Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
Kondisi tersebut membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Samudra Hindia selatan barat daya Banten, Jawa Timur hingga Bali-Nusa Tenggara Barat dan di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah-Jawa Timur.
Sementara daerah konvergensi lain terpantau memanjang di pesisir barat Sumatera, dari Sumatera Barat hingga Jambi, dari Bengkulu hingga Sumatera Selatan, dari Sumatera Selatan hingga Bangka Belitung, dari Kalimantan Timur hingga Sulawesi bagian utara.
Selanjutnya, dari Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tengah, dari Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Tenggara, di Maluku, di Papua Barat dan di Papua, serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Maluku Utara dan Maluku bagian selatan.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi
siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/bmkg.go.id






