Pemkab Banjar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2023, Diminta Waspadai Kenaikan Harga Bahan Pangan
MARTAPURA, Kalimantanlive.com – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah beserta Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banjar hadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 secara virtual, di Command Center Manis Martapura, Selasa (04/4/2023) pagi.
Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Tomsi Tahir Balaw yang memimpin rakoor mengimbau, agar mewaspadai kenaikan komoditas harga bahan pangan menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H.
BACA JUGA:
Bupati Saidi Mansyur : Tahun 2024 Momentum bagi Pemkab Kejar Ketertinggalan Dampak Covid-19
Dia juga mengingatkan bagi kabupaten/kota yang belum mengirimkan data tentang operasi pasar murah dan sidak pasar agar secepatnya dikirim. Karena data tersebut dibutuhkan untuk melakukan pemetaan penanganan terhadap daerah yang bersangkutan.

“Bagi kepala daerah yang tidak mengirimkan data, maka akan dianggap kebutuhan komoditas menjelang lebaran telah terpenuhi,” ungkapnya.
Sementara itu Deputi Bidang Statistik Disribusi dan Jasa Puji Ismartini menerangkan, inflasi di bulan Ramadan dan menjelang lebaran. Inflasi bulan Maret 2023 lebih rendah dari tahun sebelumnya. Ia mengingatkan agar waspada terhadap kenaikan harga beberapa komoditas yang mungkin terdampak tingginya permintaan menjelang lebaran, seperti tarif angkutan udara, daging sapi dan daging ayam ras, bawang merah dll.










