Selama Kepemimpinan Bupati Sayed Jafar Sejak 2016-2023, Pendapatan Sektor Pariwisata Kotabaru Naik 10 Kali Lipat

KOTABARU, Kalimantanlive.com – Selama kepemimpinan H Sayed Jafar Al Idrus, SH sejak 2016 hingga 2023, sektor pariwisata yang merupakan unggulan visi misi Bupati Kotabaru telah berhasil mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau naik sekitar 10 kali lipat, Rabu (05/04/2023).

“Meningkatnya PAD di sektor wisata Kotabaru tersebut, diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotabaru Drs H Akhmad Rivai, MSi setelah melakukan evaluasi target dan realisasi sumber pendapatan selama triwulan I Tahun 2023.

BACA JUGA:
Bupati Sayed Jafar Serahkan Berbagai Bantuan kepada Warga di Tiga Kecamatan Kabupaten Kotabaru

Menurut Rivai, keberhasilan terhadap pencapaian target pendapatan dari sektor pariwisata ini merupakan wujud komitmen Bupati Sayed Jafar dalam melaksanakan visi dan misinya membenahi dan memajukan pariwisata di Kotabaru.

Kepala Bapenda Kotabaru Akhmad Rivai saat mengunjungi lokasi wisata paralayang di Gunung Papake. (Kalimantanlive.com/ Siti Rahmah)

Seperti objek wisata alam maupun wisata buatan seperti Pantai Gedambaan, Hutan Meranti, Bukit Mamake, Pantai Teluk Tamiang, Pulau Samber Gelap, Kawasan Siring Laut, termasuk wisata Goa Lowo yang dikelola Bumdes Tegal Rejo.

“Selama kepemimpinan Bupati Sayed Jafar, semua objek wisata tersebut mampu memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi bagi warga sekitar dan masyarakat Kabupaten Kotabaru yang akan meningkatkan pajak dan retribusi daerah,” katanya.

Sejak tahun 2016 realisasi pendapatan yang mendukung sektor pariwisata yang dialokasikan dalam APBD Kabupaten Kotabaru baik melalui pajak maupun retribusi daerah terjadi peningkatan yang cukup signifikan.  Misalnya, Pajak Hotel capaiannya sebesar Rp.369.096.987 dari target Rp.397.303.151, atau telah mencapai 92,90 persen,

“Pada 2022 capaian Pajak Hotel sebesar Rp.602.450.488 dari target sebesar Rp 525.760.000,” jelasnya.

Untuk Pajak Restoran, lanjut Rivai, pada tahun 2016 sebesar Rp 7.569.218.247, dan pada 2022 capaiannya sebesar Rp.8.964.236.538.