Kebakaran di Banjarmasin, Empat Bangunan dan Panti Asuhan Tinggal Puing, Diduga Korsleting Listrik

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Empat buah bangunan termasuk Panti Asuhan Putri Al-Amin tinggal puing dalam musibah kebakaran di Jalan Ternate RT 16, Kecamatan Banjarmasin Tengah, tepatnya di belakang Kodim Kota Banjarmasin, Senin (10/3/23) sekitar pukul 08.30 Wita.

Informasi dihimpun, panti yang terbakar adalah Panti Asuhan Al-Amin, yang di dalamnya dihuni oleh 15 orang jiwa, termasuk 2 orang pengasuh.

BACA JUGA:
Video Kebakaran di Pasar Lama Banjarmasin, Relawan BPK Berjibaku Padamkam Api, 8 Rumah Ludes

Menurut data para penghuninya itu masih berstatus pelajar dan mahasiswa. Dua penghuni di antaranya berstatus mahasiswa, tiga pelajar SMA, 5 pelajar 5 SMP, dan tiga pelajar SD.

Akibat kejadian ini, tak ada satupun harga benda yang bisa mereka selamatkan. Bahkan untuk sementara waktu ini mereka masih bingung untuk mengungsi ke mana.

Hal itu diakui oleh seorang penghuni panti, Widya (19). Ia mengaku trauma atas kejadian tersebut.

“Belum tahu ngungsi ke mana,” jelasnya.

Panti Asuhan Putri Al Amin di Jalan Ternate Banjarmasin Tengah tinggal puing dalam musibah kebakaran, Senin (10/4/2023). (Kalimantanlive.com/ Ilham)

Ia menjelaskan awal kebakaran tersebut bermula dari api di bagian kamar belakang miliknya.

“Kebetulan saat saat itu tidak ada di tempat, namun sudah saya dipastikan tidak ada colokan apa pun di sana,” ujarnya.

Dengan begitu, Ia menduga kuat kebakaran tersebut terjadi karena adanya korsleting listrik pada kabel di bagian kamar.

“Dalam asrama ada empat orang, kalau yang lain sebagian ada di luar,” jelas Widya.