Senada juga disampaikan pengasuh panti, Arbainah (48). Ia menduga kuat kebakaran terjadi karena korsleting listrik, yang bermula dari bagian samping bangunan.
“Awal kebakaran tidak ada di lokasi, karena membawa anak-anak potong rambut. Cuma ada anak didalam panti yang melihat api muncul pertama kali di bagian dapur,” ucapnya.
BACA JUGA:
Video Kebakaran di Jalan Ratu Zaleha Banjarmasin Saat Sahur, Sebuah Toko ATK Ludes
Ditanya untuk tempat mengungsi ke depan. Ia menjawab, pihaknya untuk sementara waktu beristirahat di rumah tetangga setempat.
“Sementara waktu di tempat tetangga aja, soalnya tak ada yang bisa diselamatkan lagi,” jelasnya.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun bangunan panti yang terbakar tersebut sudah beroperasi sekitar tahun 2011 silam.
Sementara pihak Kepolisian setempat telah memasang garis police line di sekitar lokasi bangunan terbakar.
Terpisah, Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Pujie Firmansyah mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk penyebab asal kebakaran.
“Sejauh ini masih kita selidiki, anggota sudah ke TKP” jelasnya, saat dikonfirmasi.
Kalimantanlive.com/Ilham
editor : elpian







