Gebyar pasar murah ini, intinya dalam rangka untuk memberikan keringanan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya di bulan suci ramadhan dan juga menjelang hari raya idul Fitri 1444 hijriah tahun 2023, ucap Hardani.
“Alhamdulillah kita berterima kasih dan kegiatan gebyar pasar murah ini juga terkait penekanan pengendalian inplasi didaerah kita sangat berpengaruh, terbukti beberapa kegiatan pasar murah yang sudah kita laksanakan ada beberapa komunitas yang selama ini sebagai pemicu naiknya inplasi alhamdulilah mengalami penurunan, seperti Cabe rawit, bawang merah dan lainnya mengalami penurunan” kata Hardani.
Kita berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali oleh pemerintah pusat dalam membantu kebutuhan pokok masyarakat kabupaten Kotabaru, untuk memenuhi kebutuhannya dengan harga yang sangat murah,” ungkapnya.
Dia menyebutkan, melihat antusias yang sangat besar dari masyarakat Kotabaru dengan adanya safari ramadhan gebyar pasar murah dari Kementerian BUMN dan Bulog, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat agar dilaksanakan kembali gebyar pasar murahnya dan menambah komuditinya.
“Untuk di Bulog sendiri kami sudah melakukan kesepakatan setiap pagi Jum’at Bulog di kabupaten Kotabaru melaksanakan kegiatan pasar murah dengan tema Jum’at Berkah,” ucap Hardani.
Sedangkan Rabiatul Faridah (35) warga Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru mengatakan dengan adanya kegiatan gebyar pasar murah ini sangat membantu sekali bagi kami warga yang kurang mampu, apalagi harganya sangat terjangkau sekali.







