Dua Desa di Tanah Bumbu Kepincut Dibina Budidaya Jamur Tiram, RIK Bakal Bantu Pasarkan Produk

Sementara itu, Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Tanah Bumbu Riza Ahyari menuturkan pelaku usaha harus digiring masuk dalam skala industri lokal, termasuk yang ada di desa-desa.

“Misalnya budi daya jamur tiram yang akan di kembangkan. Jangan sampai hasil panen melimpah tapi tidak bisa diserap oleh pasar,” ungkapnya.

BACA JUGA:
Marak Pemerkosa Jenazah, Orangtua di Pakistan Terpaksa Gembok Makam Anak Perempuannya

Hal itu dianggap sebagai tantangan utama dalam pengembangan UMKM. Butuh strategi maupun skema yang pas dalam pengelolaan hasil atau produk UMKM.

“Misalnya diolah menjadi snack oleh pelaku industri rumah tangga dengan sistem kemitraan. Dengan cara ini perekonomian masyarakat bisa meningkat dan Tanah Bumbu memiliki produk-produk khas yang bisa diunggulkan,” ucapnya.

Terkait hal itu, Ketua RIK Anwar Ali Wahab mengungkapkan pihaknya tak akan lepas tangan. Mereka tak sekadar membina, tapi juga membantu dalam pemasaran.

“Contohnya seperti jamur tiram. Kebutuhan pasar sangat tinggi. Khususnya di kota-kota besar. Untuk pemasarannya insyaallah tidak ada kendala. Dan RIK akan membantu memasarkan produk yang dihasilkan petani maupun pelaku usaha,” ujarnya.

Kalimantanlive.com/Desy
Editor : elpian

News Feed