Dia menyebutkan salah satu presenter yang cukup terkenal di Banjarmasin yang sempat meniru gaya idolanya seorang presenter terkenal di tanah air.
“Setelah sekian lama meniru idolanya, dia akhirnya bisa menampilkan gaya dan penampilan sesuai karakter diri sendiri,” ujarnya.
Menurut Franky, selain penampilan menarik, kunci menjadi seorang presenter harus mau belajar dan terus mengembangkan diri, memperluasa wawasan dan berbahasa yang baik dan benar.
BACA JUGA:
Diskominfo Dorong Kabupaten/Kota Tingkatkan Nilai Indeks SPBE Kalsel, Ini Tujuannya
Sementara itu, nara sumber dari LKBN Antara Aulia Bahar, juga berbagi tips menjadi presenter andal.
Presenter tidak hanya dituntut andal tapi juga berkarakter,”kata Aulia.
Namun, ada beberapa kekurangan mesti dibenahi oleh para presenter untuk tampil di hadapan publik. Sebab, presenter menentukan menarik atau tidak sebuah kegiatan.
Kekurangan presenter, di antaranya penggunaan bahasa dan logat. Kental bahasa dan logat bahas daerah.
Presenter itu, lanjut Aulia, menyampaikan presentarsi tidak di hadapan orang Banjar saja, tapi berbagai ragam suku dan budaya daerah.
“Jadi, syaratnya harus bisa berbahasa yang baik dan benar. Lambat laun itu akan bisa menyesuaikan,” tuturnya.
Selain bahasa yg perlu diperhatikan adalah penampilan. Lalu, kuncinya adalah presenter mengerti semua tema.
Presenter mempunyai jiwa pemimpin, tidak kaku, punya rasa humor, percaya diri, berani. Carilah informasi sebanyaknya dan rajin mencoba, dan membaca,” ucap Aulia.








