KALIMANTANLIVE.COM – Miliarder sekaligus investor teknologi asal Amerika Serikat, Peter Thiel, ternyata ingin hidup selama-lamanya..
Peter Thiel berencana mengawetkan tubuhnya setelah kematiannya sehingga dia dapat dihidupkan kembali di masa depan, meskipun dia tidak yakin apakah upaya itu benar-benar akan berhasil.
Seperti diketahui, Peter Thiel dikenal sebagai miliarder yang mendirikan PayPal, Palantir Technologies, dan Founders Fund.
# Baca Juga :UPDATE Daftar Wanita Terkaya di Dunia 2023, Miliki Kekayaan Rp 1.183 T, Pewaris L’Oreal Masih Jawara
# Baca Juga :Ada Pedatang Baru, Update Daftar 10 Orang Terkaya RI usai Lebaran 2023
# Baca Juga :AKHIR Tahun 2022, Ini Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes, Elon Musk Rp 3.430 Triliun
# Baca Juga :Pengusaha Terkaya Inggris, Sir Jim Ratcliffe Ingin Rebut Man United dari Tangan Glazers
Peter Thiel juga merupakan sebagai investor pertama Facebook. Kekayaannya ditaksir sekitar USD 8,1 miliar menurut Bloomberg Billionaires Index.
Seperti dikutip wartabanjar.com dari New York Post, Peter Thiel mengonfirmasi bahwa dia mendaftar untuk dibekukan secara kriogenik ketika meninggal dunia sehingga dia berpotensi dihidupkan kembali di masa depan. Namun sejatinya, dia skeptis bahwa teknologi itu akan benar-benar berfungsi.
“Benarkah kamu terdaftar untuk diawetkan secara cryonically ketika kamu mati sehingga kamu dapat dihidupkan kembali di masa depan?” tanya jurnalis Bari Wiss saat wawancara podcast dengan Thiel.
“Ya, tapi aku lebih menganggapnya lebih sebagai pernyataan ideologis,” kata Thiel.
“Jadi itu benar?” tanya Weiss lagi.
“Tentu. Aku tidak terlalu berharap (teknologi) itu berhasil, tetapi kupikir itu adalah hal yang seharusnya kita coba lakukan,” jawab Peter Thiel.
“Aku tidak yakin itu berhasil. (Tapi) kupikir kita perlu mencoba hal-hal ini,” tambahnya.
Ketertarikan Thiel pada cryonics dan teknologi anti penuaan lainnya sudah lama diketahui.
Tahun 2014, miliarder teknologi tersebut mengatakan pada Telegraph bahwa dia telah mendaftar untuk dibekukan jasadnya oleh perusahaan biotek Alcor.
Alcor menggambarkan teknologi cryonic-nya sebagai praktik melestarikan kehidupan dengan menghentikan proses sekarat menggunakan suhu di bawah beku dengan maksud memulihkan kesehatan yang baik dengan teknologi medis di masa depan.
Tidak hanya Peter Thiel, beberapa juragan teknologi juga ingin mengalahkan penuaan bahkan kematian.
Pendiri Amazon Jeff Bezos misalnya, mendirikan startup khusus dengan tujuan menghambat penuaan dengan teknologi peremajaan sel.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







