Ketika Panglima TNI kita masih menjabat sebagai Kasal sebenarnya penanaman mangrove sudah beliau jalankan, ketika beliau menjadi Panglima TNI penanaman mangrove kembali dilanjutkan beliau dan mungkin akan dilaksanakan terus menerus sampai tanah pesisir kita yang terkena abrasi ini tertanami mangrove semuanya, ungkap Edy Setyawan
Untuk di Lanal Kotabaru ada 1.000 bibit mangrove yang kami tanam hari ini dan sebelum kami juga sudah melaksanakan penanaman mangrove didaerah pesisir yang ada di wilayah Bandar udara Gusti Samsir Alam Kotabaru dan di wilayah pesisir Arutmin.
Yang jelas masyarakat pesisir harus sadar, karena menanam mangrove perlu tenaga, biaya dan tentu harus dirawat. Tidaklah mungkin aparat TNI-POLRI menjaga terus apa yang sudah ditanam, tentu saja peran dari masyarakat khususnya yang tinggal di daerah pesisir harus turut serta untuk menjaga kalau itu terjaga maka lingkungan juga ikut terjaga dan terawat.
“Utuk mencegah abrasi itu perlu peran dari masyarakat juga agar wilayah pesisirnya tidak mengalami abrasi, “jelas Edy Setyawan.
Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis yang turut berpartisipasi menanam bibit mangrove juga mengharapkan masyarakat pesisir ikut proaktif menjaga dan memelihara tanamanan mangrove yang baru ditanam maupun yang sudah ada, hingga ekosistem dan lingkutan pesisir laut Kotabaru tetap terjaga kelestariannya.
(Kalimantanlive.com/Siti Rahmah)
Editor: Surya







