Gara-gara Dipanggil Tanpa Gelar “Pak Dokter”, Pria Ini Aniaya Pelayan Restoran di Bali

DENPASAR, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang dokter kesal lantaran dipanggil namanya tanpa menyebutkan gelar dokter miliknya, akhirnya ia menganiaya pegawai restoran Karen’s Dinner di Badung, Bali.

Pria ini marah-marah dan melakukan penganiayaan kepada pegawai Restoran Karen’s Dinner di Badung, karena sang pegawai tak memanggilnya dengan “Pak Dokter”.

# Baca Juga :Lewati Fase Kritis, David Ozora Korban Penganiayaan Mario Dandy Sudah Boleh Pulang

# Baca Juga :Dramatis, Pelaku Penganiayaan Pacar Tabrak Anggota Satreskim Polresta Banjarmasin dan Lompat dari Mobil

# Baca Juga :Polsek Banjarmasin Barat Ringkus Pelaku Penganiayaan di Saka Permai Banjarmasin

# Baca Juga :Anggota Tim Buser Polres Kotabaru Tembak Pelaku Penganiayaan, Cekcok saat Pesta Miras

Menurut Kapolsek Kuta Utara Kompol I Made Pramasetia, pelanggan yang dimaksud sudah dipanggil untuk diperiksa.

“Sudah dipanggil untuk diperiksa, sudah panggil begitu kejadian, tapi untuk diperiksa besok,” ucap Pramasetia, Rabu (17/5).

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu (14/5/2023) sekitar pukul 14:58 WITA.

Saat itu, seorang pria berinisial TK datang ke Karen’s Diner Bali, yang berada di Jalan Batu Belig, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Menurut manajemen Karen’s Dinner Bali, pelanggan tersebut melakukan penganiayaan kepada pelayan dengan memukul hingga menjambak rambut. Diduga didasari rasa kesal dengan pelayanan yang tidak ramah.

“Telah terjadi kekerasan fisik kepada staff Karen’s Diner Bali, oleh salah satu dokter berinisial TK yang tidak terima ketika dipanggil namanya secara langsung tanpa menggunakan gelar dokter,” mengutip keterangan Karen’s Dinner Bali.

“Serta tidak mau mengikuti peraturan “House Rules” yang berlaku di Restoran kami, dengan konsep Gimmick pelayanan yang tidak ramah, judes, serta warning di pintu masuk.”

Karen’s Dinner Bali menyatakan bahwa seluruh pelayan memang telah dilatih untuk bersikap tidak ramah terhadap pelanggan. Akan tetapi, itu semua hanya berpura-pura dengan tujuan menghibur para pelanggan.

“Manajemen Karen’s Diner Bali turut prihatin akan kejadian yang menimpa staff kami, dan akan mendampingi korban untuk proses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku,” mengutip akun Instagram Karen’s Dinner Bali.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber

News Feed