MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Tingkatkan upaya pencegahan dan deteksi dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tingkat Desa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada lintas sektoral dan masyarakat, di Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Senin (22/5/2023).
Mewakili Kepala UPTD Krisis dan Epidemi Kesehatan, Sri Mahyuni, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Rini Fajarwati mengatakan pengendalian karhutla masih menjadi perhatian khusus bagi pemerintah.
# Baca Juga :Sekretaris Daerah Balangan Lepas 60 Atlet POPDA Kalsel, Diharapkan Bawa Pulang Medali
# Baca Juga :Sekda Tabalong Lepas 75 Atlet Pelajar Ikuti Popda Kalsel 2023, Hamida Munawarah: Jaga Sportivitas
# Baca Juga :Tabalong Turunkan Puluhan Atlet Pelajar di Ajang Popda Kalsel 2023, Ikuti 7 dari 11 Cabor
# Baca Juga :Produk IKM Kalsel Sukses Ikuti Pameran Expo HUT Ke-43 Dekranas, Diharapkan Go Internasional
“Jadi pengendalian karhutla ini sangat penting dilakukan, karena dampaknya terhadap kualitas lingkungan,” kata Rini.
Untuk itu, masyarakat yang merupakan pemegang peranan penting dalam membantu dan mendukung pemerintah, pada upaya pengendalian karhutla perlu didukung dan ditingkatkan kapasitasnya.
“Jadi dengan masyarakat terlibat, menjadi langkah penting untuk menghadapi potensi karhutla yang kemungkinan akan terjadi di tahun ini. Apalagi dibeberapa daerah peningkatan panas ekstrem Masyarakat harus lebih menjaga kesehatan,” ujarnya.
Kegiatan ini d hadiri oleh kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Sekretaris camat Martapura barat, Kepala PKM Martapura barat, kepala seksi pencegahan dan kesiapsiagaan uptd pelayanan krisis dan epidemi kesehatan, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat rentan.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD







