BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ( Pemprov Kalsel) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel bersama stakeholder terkait berupaya mensukseskan program Zero Over Dimension and Over Load (ODOL) 2023 dengan melakukan penegakan kebijakan saat pengawasan angkutan barang di lapangan.
Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, M Fitri Hernadi mengatakan kegiatan pengawasan tidak hanya dilakukan Dishub sendiri. Tapi pengawasan itu mulai dari BPTD Wilayah XV yang memiliki kewenangan pengawasan di jembatan timbang.
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Harapkan Pemerintah di Daerah Makin Serius Tangani Stunting, Roy: Target 14 Persen
# Baca Juga :Peringatan Dini BMKG Rabu 24 Mei 2023: Waspada Cuaca Ekstrem di 19 Wilayah, Termasuk Kalsel
# Baca Juga :Wali Kota Aditya Berikan Hadiah Spesial saat Pelepasan Atlet Banjarbaru untuk POPDA Kalsel 2023
# Baca Juga :Pasar Murah dan Operasi Pasar Jadi Solusi Jangka Pendek Pengendalian Inflasi di Kalsel
“Untuk Pengawasan tingkat kabupaten mulai dari Balai Pengujian Kendaraan, itu juga salah satu program pengawasan di Kalsel,” kata Fitri di Banjarmasin, Selasa (23/5/2023).
Meski demikian, program Zero ODOL 2023 ini tentunya masih banyak dibenahi, seperti komunikasi kepada pihak pemilik angkutan mengenai penerapan ODOL.
“Saat melakukan pengawasan kita juga berikan sosialisasi kepada para supir mengenai volume angkut kendaraan,” ujar Fitri.
Namun pemerintah tetap akan menerapkan Zero ODOL di 2023, artinya kendaraan yang tidak lolos standar akan secara otomatis tidak dapat uji kelayakan. (diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD









