BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan melaksanakan Pelatihan Sistem Peringatan Dini dan Evakuasi Mandiri.
Kepala Sub Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah menyebutkan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dengan kebencanaan.
# Baca Juga :Hadapi Bencana Kebakaran Hutan, Pemprov Kalsel Siapkan Sarana Komunikasi Radio Repeater
# Baca Juga :Peringatan Dini BMKG Besok Kamis 25 Mei 2023: Waspada Kalsel Berpotensi Hujan Petir dan Angin!
# Baca Juga :Kontingen Tabalong Pimpin Perolehan Medali di Hari Pertama Popda Kalsel 2023, Toreh Prestasi
# Baca Juga :Timsel Kalsel Sosialisasikan Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Wilayah III Periode 2023-2028 di Tabalong
“Agenda pelatihan kali ini yakni meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pembuatan peta rawan bencana, kemudian jalur evakuasi dan panduan kebencanaan lainnya,” ujar Ariansyah, Kamis (24/5/2023).
Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan dan diikuti oleh peserta terdiri dari perwakilan desa yang memiliki potensi bencana tinggi. Empat desa yang dilibatkan sebagai kepesertaan yakni Desa Awayan, Desa Muara Jaya, Desa Putat Basiun, dan Desa Pulantan.
Ariansyah juga mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap bencana dengan pengembangan sistem peringatan dini serta evakuasi mandiri.
Tidak hanya itu, di kesempatan ini pula pihak BPBD Kalsel sekaligus membentuk tim siaga bencana tingkat desa/kelurahan, kemudian tim siaga tersebut sangat berperan penting dalam penanggulangan bencana di desa/kelurahannya.
“Selain pembentukan tim siaga bencana, kita juga membuat peta rawan di desa/kelurahan serta alur penanganan bencana dalam kondisi waspada, siaga dan awas bencana,” tutup Ariansyah.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD







