BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin didampingi Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, melangsungkan pertemuan bersama ulama se-Kota Banjarbaru terkait rencana kegiatan Dauroh ke Yaman-Tarem, di Ruang Tamu Utama Kantor Wali Kota Banjarbaru, Senin (29/05/2023).
Dauroh merupakan salah satu program dalam visi dan misi Wali Kota Aditya Mufti Ariffin yang ditujukan kepada para ulama dan ustadz, untuk menuntut ilmu dengan tujuan meningkatkan kadar wawasan Islam dalam suatu pelatihan atau kajian keislaman yang dilaksanakan di Negeri Yaman.
# Baca Juga :Saat Tabligh Akbar, Sungai Kemuning Banjarbaru Sangat Terang Penuh Cahaya Lampu
# Baca Juga :Wali Kota Aditya Berkomitmen Berikan Kenyamanan Tinggal di Banjarbaru, Bagini Janjinya
# Baca Juga :Melalui Kontes Kambing, Wali Kota Banjarbaru Ingin Populasi Ternak Bertambah dan Sehat
# Baca Juga :Warga Guntung Manggis Banjarbaru Serbu di Pasar Murah, Bawang dan Cabai Jadi Rebutan
Program Dauroh ini akan dilakukan pada tahun 2023 yang akan berangkat di bulan Agustus minggu pertama.
“Total yang berangkat ada sekitar 30 orang yang dibiayai oleh Pemerintah, dan 10 orang yang berangkatnya mandiri,” ujar H. M. Aditya Mufti Ariffin.
Aditya melanjutkan, para ulama dan ustadz ini akan bermalam di Negeri Yaman selama dua minggu.
“Selama dua minggu itu kita meningkatkan keilmuan dan pengetahuan terkait keislaman di Program Dauroh ini,” ucapnya.
Sementara itu, Ketuai MUI Kota Banjarbaru, KH Nursahid Ramli mengatakan, dirinya bersama para peserta yang akan berangkat mengucapkan terima kasih setinggi-tinggi kepada Wali Kota Banjarbaru.
“Kami bersyukur kepada Allah SWT dengan adanya program Dauroh ini kami sangat bersyukur dan berterima kasih untuk bisa lebih meningkatkan keilmuan Islam di Negeri Yamani-Tarem,” katanya.
Untuk persiapan para peserta yang ingin berangkat ke Negeri Yaman-Tarem saat ini sudah 95 persen, yaitu mulai dari membuat Paspor dan Visa.(mediacenter.banjarbarukota.go.id)
editor : NMD










