Kalsel Terpilih Jadi Lokasi Sertifikasi Kompetensi Pustakawan, Wildan Sebut Terbuka Untuk Umum dan Gratis

“Ruang itu kita buka kepada masyarakat, ayo yang mau menguji kemampuannya, mau tahu sudah sampai dilevel mana, sudah kompeten belum. Kalau kurang, kurangnya dimana sehingga bisa lebih maksimal lagi,” katanya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan para pustakawan di desa bisa mengikuti sertifikasi tersebut dengan ketentuan persyaratan yang berlaku.

“Yang secara gampang yang paling umum mengelola perpustakaan, jadi harus mengajukan nanti ada ruang dibuka,” ujarnya.

Wildan mengungkapkan, jika peminat melebihi kouta maka akan tetap diajukan ke Perpusnas RI dengan harus mengeluarkan biaya tersendiri.