Sehingga seiring perkembangan zaman peran perpustakaan terhadap minat budaya baca mengalami transformasi khususnya di Bumi Sarabakawa Tabalong.
“Saat ini perpustakaan tidak hanya memberikan layanan bahan bacaan dan tempat membaca, akan tetapi menjadikan tempat belajar dan berkegiatan,” ujarnya.
Norhayati juga menjelaskan, literasi merupakan kemampuan untuk memaknai informasi secara kritis sehingga dapat mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Dan tenaga perpustakaan juga sebagai pendamping untuk membantu sekolah memanfaatkan buku-buku di perpustakaan dan sebagai poros dalam meningkatkan penggunaan dan kebermanfaatan buku-buku,” jelasnya.







